Efektivitas Program Pelumas sebagai Layanan Administrasi Digital di Desa Karang Satria, Kabupaten Bekasi

Authors

  • Muhammad Raehan Alief Fianto raehan Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Evi Priyanti Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rahman Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.52423/neores.v7i3.1322

Keywords:

Efektivitas Program, Pelayanan administrasi desa, Program Pelumas.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Program Pelayanan Masyarakat Online (Pelumas) di Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi. Program pelumas merupakan layanan administrasi desa berbasis digital yang dibuat untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan secara cepat dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan dari aparatur desa dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pelumas telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pelayanan administrasi desa. Program ini membuat pelayanan menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. Namun, masih terdapat masyarakat yang belum menggunakan layanan online karena keterbatasan pemahaman teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas Program Pelumas tercapai secara parsial, dengan capaian pada efisiensi proses pelayanan, tetapi masih terdapat keterbatasan pada akses mandiri dan pemerataan penggunaan layanan digital.

References

Antoni, D., Jumroh, J., Agusman, A., & Astuti, A. (2026). Assessing the readiness of the digital village capability to facilitate the implementation of electronic-based government systems in Ogan Ilir Regency. Electronic Government, 22(2), 159–178. doi:10.1504/EG.2026.151990

Chung, I. J. (2009). Toward e-government sustainability: The Information Network Village Project in South Korea. In Handbook of Research on Strategies for Local E-Government Adoption and Implementation: Comparative Studies (pp. 773–793). IGI Global. doi:10.4018/978-1-60566-282-4.ch041

Dema, H., & Hamid, H. (2021). The use of artificial intelligent in discovering sentiment respond of society through e-government service in Bulo Village. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 717(1), 012033. doi:10.1088/1755-1315/717/1/012033

Gorla, N. (2008). Hurdles in rural e-government projects in India: Lessons for developing countries. Electronic Government, 5(1), 91–102. doi:10.1504/EG.2008.016130

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (n.d.). Indonesia naik 13 peringkat pada UN E-Government Survey 2024, Menteri PANRB: Kolaborasi akselerasi transformasi digital pemerintah melalui SPBE.

Kennedy, A. R. (2024). Answering the call for change: Developing and teaching social equity courses in public administration. https://doi.org/15236803.2024.2316371

Malizal, Z. Z., & Pratama, M. A. (2025). Digital bureaucracy and public trust in Indonesia: A governance analysis of EGDI trends and regional disparities, 2, 1–14.

Masrich, A., Muhammad, S., Heriningsih, S., & Mustanir, A. (2023). Public service innovation towards smart villages: Between expectation and realisation in Melikan Village, 7(1).

Mukminto, E., Martitah, M., Damayanti, R., & Wedhatami, B. (2023). Public services versus Covid-19: Participation of villagers in public service based on e-government in pandemic. Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia, 6(1), 1–16. doi:10.15294/jphi.v6i1.60650

Pratolo, S., Sofyani, H., & Maulidini, R. W. (2022). The roles of accountability and transparency on public trust in the village governments: The intervening role of COVID-19 handling services quality. Cogent Business & Management, 9(1). https://doi.org/10.1080/23311975.2022.2110648

Putri, A. O. C., & Sukmana, H. (2026). Efektivitas program tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di Desa Wedoroklurak Kabupaten Sidoarjo, 9(1), 35–60.

Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Republik Indonesia.

Sihotang, D. M. (2023). Factors influencing village information systems adoption in Indonesia: A qualitative study, 1–15. https://doi.org/10.1002/isd2.12271

Sihotang, D. M., Hidayanto, A. N., & Kurnia, S. (2025). The e-government adoption ecosystem from the perspective of stakeholder theory: A case study on the village information systems in Indonesia. Information Development, 41(4), 1342–1355. doi:10.1177/02666669231192879

Sudirman, F. A., & Alam, S. (2026). Mapping the Evolution of E-Government in ASEAN: A Bibliometric Analysis (2011–2024). Jurnal Borneo Administrator, 22(1), 17–36. https://doi.org/10.24258/jba.v22i1.1691

Syaljumairi, R., Asri, E., & Watrianthos, R. (2025). Digital transformation in rural governance: TAM analysis of e-government adoption in Indonesia. International Research Journal of Multidisciplinary Scope, 6(2), 183–195. doi:10.47857/irjms.2025.v06i02.03916

Wang, J., Dong, J., Li, L., & Wang, Y. (2010). Design and implementation of an integrated office automation/geographic information system rural e-government system. In 2010 World Automation Congress (WAC 2010) (pp. 377–384).

Wonmaly, R., Rengifurwarin, Z. A., & Rolobessy, M. J. (2025). Pengaruh kualitas sumber daya manusia perangkat desa terhadap perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban program berbasis dokumen perencanaan desa, 4(3), 1002–1010. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.253

Zhang, M., & Kaur, M. (2024). Toward a theory of e-government: Challenges and opportunities, a literature review. Journal of Infrastructure, Policy and Development, 8(10), 7707. doi:10.24294/jipd.v8i10.7707

Downloads

Published

2026-08-19

How to Cite

raehan, M. R. A. F., Evi Priyanti, & Rahman. (2026). Efektivitas Program Pelumas sebagai Layanan Administrasi Digital di Desa Karang Satria, Kabupaten Bekasi. NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(3), 857–872. https://doi.org/10.52423/neores.v7i3.1322