Partisipasi Perempuan dalam Badan Permusyawaratan Desa: Studi Kasus Desa Mulyasari, Karawang
DOI:
https://doi.org/10.52423/neores.v7i3.1300Keywords:
Partisipasi Perempuan, Badan Permusyawaratan Desa, Pembangunan DesaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perempuan dalam pembangunan desa melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap anggota BPD, pemerintah desa, serta Masyarakat. Analisis ini dilakukan menggunakan teori partisipasi oleh Cohen dan Uphoff yang mencakup partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan telah terlibat dalam setiap tahapan partisipasi, namun perannya masih terbatas pada penyampaian aspirasi dan tugas administratif serta belum memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan maupun perumusan kebijakan pembangunan desa. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh budaya patriarki, dominasi laki-laki dalam kelembagaan desa, beban ganda perempuan, serta keterbatasan kapasitas dan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterwakilan perempuan dalam BPD belum mencerminkan partisipasi yang substantif, yaitu keterlibatan yang tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga memiliki pengaruh nyata dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan desa.
References
Andryanto, D. (2021). Journal of Public Administration Studies Women ’ s Participation in Village Developent Planning : Case of Indonesia. Journal of Public Administration Studies, 6(2), 13–18.
Aspinall, E., White, S., & Savirani, A. (2021). Women's political representation in Indonesia: Who wins and how? Journal of Current Southeast Asian Affairs, 40(2), 217–240.
Astuti, P., Afandi, M. A., & Listyani, R. H. (2019). Kajian peran dan partisipasi politik perempuan pada pemilihan kepala daerah di Jawa Timur. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 13(2), 184–195. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v13i2.306
Bauri, A., & Basu, A. (2022). Women's political participation and empowerment in urban local governance in West Bengal, India. Journal of Asian and African Studies. Advance online publication.
Chattopadhyay, R., & Duflo, E. (2004). Women as policy makers: Evidence from a randomized policy experiment in India. Econometrica, 72(5), 1409–1443.
Cohen, J. M., & Uphoff, N. T. (1980). Participation's place in rural development: Seeking clarity through specificity. World Development, 8(3), 213–235.
Franceschet, S., & Piscopo, J. M. (2008). Gender quotas and women's substantive representation: Lessons from Argentina. Politics & Gender, 4(3), 393–425.
Goyal, T. (2024). Representation from below: How women's grassroots party activism promotes equal political participation. American Political Science Review, 118(3), 1415–1430.
Iqbal, M. F., Harianto, S., & Handoyo, P. (2023). Transformasi peran perempuan desa dalam belenggu budaya patriarki. Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 20(1), 95–108. https://doi.org/10.36451/jisip.v20i1.13
Judijanto, L., Suroso, A., & Fkun, E. (2024). Implikasi Desentralisasi terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Sosial Ekonomi: Tinjauan Bibliometrik. Jurnal Multidisiplin West Science, 3(10), 1716–1729. https://doi.org/10.58812/jmws.v3i10.1672
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kiftiyah, A. (2019). Perempuan dalam partisipasi politik di Indonesia. YINYANG: Jurnal Studi Islam, Gender dan Anak, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.24090/yinyang.v14i1.2019.pp1-13
Kusumawati, Y. (2012). Peran ganda perempuan pemetik teh. Komunitas: International Journal of Indonesian Society and Culture, 4(2), 157–167. https://doi.org/10.15294/komunitas.v4i2.2411
Marwah, S. (2016). Representasi perempuan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati serentak di Jawa Tengah tahun 2015. Jurnal Politik, 1(2), 263–281.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Mufrikhah, S. (2020). Keterbatasan kuota perempuan di parlemen lokal Indonesia: Analisis kondisi kultural dan institusional di DPRD Jawa Tengah. Jurnal Politik Walisongo, 2(2), 47–66. https://doi.org/10.21580/jpw.v2i2.8070
Muwahidah, H. (2019). Representasi Politik Perempuan Partai Demokrat Dalam Pemilu Legislatif 2014 Di Sumbar. JDPL (Jurnal Demokrasi Dan Politik Lokal), I(Nomor, V. I., Pemilu, D., Di, L., Muwahidah, H. (2019). Representasi Politik Perempuan Partai Demokrat. I(April), 1–15.April), 1–15.
Nurcahyo, A. (2016). Relevansi budaya patriarki dengan partisipasi politik dan keterwakilan perempuan di parlemen. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 6(1), 25–34.
Pitkin, H. F. (1967). The concept of representation. University of California Press.
Putri, A. A. (2022). Peran Anggota Perempuan Badan Permusyawaratan Desa Dalam Pembangunan Desa (Studi Kasus Desa Menoreh, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang). In ilmu administasi (Issue 8.5.2017).
Republik Indonesia. (2024). Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Tagoe, M., & Abakah, E. (2015). Issues of women's political participation and decision-making in local governance: Perspectives from the central region of Ghana. International Journal of Public Administration, 38(5), 371–380.
Tokan, F. B., & Gai, A. (2020). Partisipasi politik perempuan (studi tentang relasi kuasa dan akses perempuan dalam pembangunan desa di Desa Watoone, Kabupaten Flores Timur). Caraka Prabu: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(2), 206–225. https://doi.org/10.36859/jcp.v4i2.298
UN Women. (2021). Women's representation in local government: A global analysis. UN Women.
Valeria Roito, F., & Puspita Zebua, L. (2021). Peran Perempuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa dalam Memperjuangkan Aspirasi Perempuan Tahun 2020 (Studi Perbandingan Desa Sindanglaya-Lebak dan Desa Hiliweto-Nias). Jurnal Inada, 03(2), 144–164.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan is licensed under a