Peran Sumber Daya dalam Implementasi Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Sektor Pertambangan di Kawasan PT IMIP Kabupaten Morowali

Authors

  • Akhmad Fahrul Islam Departemen Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin
  • Juanda Nawawi Departemen Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin
  • Muhammad Rusdi Departemen Ilmu Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.52423/neores.v7i2.1280

Keywords:

implementasi kebijakan, kecelakaan kerja, keselamatan dan kesehatan kerja, sektor pertambangan, sumber daya

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran sumber daya dalam implementasi kebijakan K3 di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur terhadap sepuluh informan yang dipilih secara purposif, meliputi perwakilan Dinas Tenaga Kerja, manajemen kawasan, petugas keselamatan, supervisor, dan operator lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defisiensi sumber daya terjadi secara simultan pada tiga dimensi yang saling memperkuat. Pada dimensi sumber daya manusia, ketimpangan rasio pengawas terhadap jumlah pekerja yang melampaui 85.000 orang, disparitas kapasitas personel K3 antara perusahaan inti dan subkontraktor, serta dominasi tenaga kerja berlatar belakang non-teknis menciptakan kesenjangan kompetensi struktural. Pada dimensi anggaran, ketiadaan standar minimum alokasi wajib mengakibatkan investasi keselamatan yang sangat minim pada subkontraktor dengan rasio sertifikasi K3 hanya sekitar 10,7% dari total tenaga kerja. Pada dimensi fasilitas, ketimpangan distribusi sarana keselamatan, keterbatasan kapasitas medis, dan belum terintegrasinya sistem pelaporan digital menghambat operasionalisasi kebijakan.

References

Amponsah-Tawiah, K., & Mensah, J. (2020). Occupational health and safety and organizational commitment: Evidence from the Ghanaian mining industry. Safety and Health at Work, 7(3), 225–230. https://doi.org/10.1016/j.shaw.2016.01.002

Appah, S. A., Saalidong, B. M., Appiah, A., & Utip, I. B. (2021). Occupational health and safety in mining: Predictive probabilities of PPE use among artisanal goldminers in Ghana. PLOS ONE, 16(9), e0257572. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0257572

Cantika, R. A. (2024). Analisis sanksi terhadap pelanggaran K3 dalam kerangka UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jurnal Legislasi Indonesia, 21(2), 88–104.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Edward III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.

Florez-Salas, J. L. T., Ramos-Saira, E. M., Joo-García, C. E., Ramos-Alave, R., & Del Carpio-Delgado, F. (2023). Safety and occupational health management system in mining to reduce fatal accidents. Dalam A. Mesquita et al. (Eds.), Perspectives and trends in education and technology (pp. 65–76). Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-99-5414-8_7

FPE KSBSI. (2025). Hasil survei keselamatan kerja di kawasan IMIP Kabupaten Morowali. Federasi Pertambangan dan Energi KSBSI.

Gopang, M. A., Nebhwani, M., Khatri, A., & Marri, H. B. (2017). An assessment of occupational health and safety measures and performance of SMEs. Safety Science, 93, 127–133. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2016.11.024

Hadi, G. S. (2023). Analisis faktor keberhasilan kritis dan penghambat pada implementasi SMKP Minerba: Studi kasus perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel [Disertasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember].

Hasan Salasa, M. A., Sumitro, E. S., Alfianto, A., Anam, K., & Pramono, A. Y. (2024). Penilaian kinerja keselamatan pertambangan di PT Putra Perkasa Abadi. Jurnal Teknologi Pertambangan, 10(2), 45–58.

Jain, A., Leka, S., & Zwetsloot, G. I. J. M. (2024). Sustainability, business responsibility and occupational health, safety and wellbeing. Safety Science, 174, 106471. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2024.106471

Leka, S., Jain, A., & Iavicoli, S. (2020). An evaluation of the policy context on psychosocial risks and mental health in the workplace in the EU. Safety Science, 101, 18–27. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2017.08.006

Masrully. (2019). Menakar implementasi kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja di Indonesia. Jurnal Ilmu Administrasi, 16(1), 99–114. https://doi.org/10.31113/jia.v16i1.213

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Mokoagow, A. R., Palandeng, I. D., & Tilaar, C. (2021). Analisis fasilitas K3 terhadap kejadian kecelakaan kerja di kawasan industri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 112–125.

Mubarok, S., & Zauhar, S. (2020). Policy implementation analysis: Exploration of George Edward III, Marilee S. Grindle, and Mazmanian and Sabatier theories. Journal of Public Administration Studies, 5(1), 33–38.

Nordlof, H., Wiitavaara, B., Winblad, U., Wijk, K., & Westerling, R. (2015). Safety culture and reasons for risk-taking at a large steel-manufacturing company. Safety Science, 73, 126–135. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2014.11.020

Pratiwi, R. D. (2024). Evaluasi implementasi sistem manajemen K3 di sektor pertambangan Indonesia. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–60.

Purwanto, E. A., & Sulistyastuti, D. R. (2022). Implementasi kebijakan publik: Konsep dan aplikasinya di Indonesia (Edisi Revisi). Gava Media.

Sanmiquel, L., Bascompta, M., Rossell, J. M., & Anticoi, H. F. (2018). Analysis of occupational accidents in underground and surface mining in Spain. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(3), 462. https://doi.org/10.3390/ijerph15030462

Santoso, B. (2025). Penerapan Sistem Manajemen K3 berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 dalam konteks UU Cipta Kerja. Jurnal Hukum Ketenagakerjaan, 8(1), 15–32.

Siabi, E. K., Donkor, P., Mensah, S. K., & Dzane, R. K. (2022). Assessing the knowledge and practices of occupational safety and health in the ASGM sector of Ghana. Heliyon, 8(11), e11464. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11464

Sinelnikov, S., Inouye, J., & Kerper, S. (2015). Using leading indicators to measure occupational health and safety performance. Safety Science, 72, 240–248. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2014.09.010

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. SAGE Publications.

Stemn, E., Bofinger, C., Cliff, D., & Hassall, M. E. (2020). Examining the relationship between safety culture maturity and safety performance of the mining industry. Safety Science, 113, 345–355. https://doi.org/10.1016/j.ssci.2018.12.008

Sukadi, S., Ma’rufi, I., & Hairrudin, H. (2023). Evaluation of the implementation of the mining safety management system (SMKP) and safety culture. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(2), 360–368. https://doi.org/10.33860/jik.v17i2.1847

Widyaningrum, D., Setyawan, A., & Pratama, R. (2025). Communication barriers and occupational safety risks in multilingual industrial environments. Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 14(1), 1–15.

Wijanarko, W., Retnowati, R., & Rahayu, S. Y. S. (2024). Evaluation of the implementation of the Mining Safety Management System (SMKP) at PT Indodrill. Scientifica, 2(2), 172–182.

Zhang, J., & Sauvant, K. P. (2022). Chinese foreign direct investment in Indonesian nickel: The case of the Indonesia Morowali Industrial Park. Columbia FDI Perspectives, No. 335.

Zhou, Q., Mei, Q., Liu, S., & Wang, Q. (2020). Dual-effects of core enterprise management and media attention on occupational health and safety. Technology in Society, 63, 101382. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2020.101382

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Islam, A. F., Nawawi, J., & Rusdi, M. (2026). Peran Sumber Daya dalam Implementasi Kebijakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Sektor Pertambangan di Kawasan PT IMIP Kabupaten Morowali. NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 379–389. https://doi.org/10.52423/neores.v7i2.1280

Issue

Section

Articles