Strategi Penanganan Hambatan Mutu Ekspor Biji Kopi Ke Jepang dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Mutu Produk

Authors

  • Dhanu Suharwanto Kementerian Perdagangan, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.52423/neores.v7i2.1260

Keywords:

ekspor kopi, residu pestisida, mitigasi risiko, kebijakan, daya saing

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi kebijakan dalam menangani hambatan mutu ekspor biji kopi Indonesia ke Jepang akibat ketidaksesuaian residu pestisida terhadap batas maksimum residu (MRL). Permasalahan utama terletak pada lemahnya mitigasi risiko di sepanjang rantai pasok, mulai dari petani hingga eksportir, yang memicu penolakan ekspor dan kerugian devisa.Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui sampling komoditas di wilayah sentra produksi, dengan pengujian laboratorium berdasarkan standar Jepang dan regulasi nasional. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan cost-benefit untuk membandingkan alternatif kebijakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa residu pestisida, khususnya 2,4-D, menjadi penyebab utama penolakan ekspor. Alternatif kebijakan terbaik adalah penyusunan pedoman teknis penilaian risiko karena lebih efektif, efisien, dan adaptif dibandingkan penerapan wajib SNI. Penelitian ini menegaskan bahwa pedoman teknis berbasis rantai pasok merupakan strategi kunci dalam meningkatkan daya saing dan kualitas ekspor kopi Indonesia.

References

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. (2023). Outlook komoditas perkebunan kopi tahun 2023. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Bytof, G., et al. (2025). Glyphosate losses through various stages of coffee production and consequences for human exposure. Food Additives & Contaminants: Part A, 42(1), 59–74. https://doi.org/10.1080/19440049.2024.2427667

Choirun, A., Santoso, I., & Astuti, R. (2024). Manajemen risiko rantai pasok kopi robusta (green bean) organik Desa Pasrujambe Kabupaten Lumajang. Agrointek, 18(2), 286–297.

Haga, C. (2025). Fumigasi ekspor: Proses karantina komoditas ekspor. Retrieved from https://andiacademy.com/fumigasi-ekspor-proses-karantina-komoditas-ekspor/

Hanson, B., et al. (2015). Pesticide half-life fact sheet. National Pesticide Information Center, Oregon State University Extension Services.

Jaya, R., et al. (2014). Analisis dan mitigasi risiko rantai pasok kopi Gayo berkelanjutan dengan pendekatan fuzzy. Jurnal Teknologi Industri Pertanian.

Kaur, R., Mavi, G. K., & Raghav, S. (2019). Pesticides classification and its impact on environment. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 8(3). https://doi.org/10.20546/ijcmas.2019.803.224

Merhi, A., et al. (2022). A review on the pesticides in coffee: Usage, health effects, detection, and mitigation. Frontiers in Public Health, 10, 1004570. https://doi.org/10.3389/fpubh.2022.1004570

Prawitasari, S., & Muliasari, R. M. (2024). Assessment of risk as a sustainable coffee supply chain strategy in rural areas in Jember Regency. Jurnal Penelitian IPTEKS, 131–148.

Widayat, H. P., Anhar, A., & Baihaqi, A. (2015). Dampak perubahan iklim terhadap produksi, kualitas hasil dan pendapatan petani kopi arabika di Aceh Tengah. Agrisep, 16(1), 8–16

Downloads

Published

2026-04-03

How to Cite

Suharwanto, D. (2026). Strategi Penanganan Hambatan Mutu Ekspor Biji Kopi Ke Jepang dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Mutu Produk. NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan, 7(2), 251–270. https://doi.org/10.52423/neores.v7i2.1260

Issue

Section

Articles