NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal <div id="journalDescription"> <div id="journalDescription"><hr /> <table class="data" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Accreditation</td> <td width="80%"><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/9081" target="_blank" rel="noopener"><strong>SINTA 4</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%"><strong>3 issues per year (April, August and December)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>Prefix 10.52423 by <img src="https://lh3.googleusercontent.com/-H4XO2PkujkU/X2kjhOQyhtI/AAAAAAAAB3w/CQAe6hLxzk8oKay4NyJnOUXAVky5Z_QtwCLcBGAsYHQ/h120/crossref-logo-landscape-100%2B%25281%2529.png" alt="" width="59" height="15" /> </strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Online ISSN</td> <td width="80%"><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1578282513" target="_blank" rel="noopener"><strong>2716-0777</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><strong><a href="https://scholar.google.com/citations?user=bD633w0AAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener">Faturachman Alputra Sudirman </a> (fatur@uho.ac.id)<br /></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%"><strong>Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UHO</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Indexing</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=1EWlv9MAAAAJ&amp;hl=en" target="_self"><strong>Google Scholar | </strong></a><strong><a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/31061">Garuda</a><a href="https://scholar.google.com/citations?user=1EWlv9MAAAAJ&amp;hl=en" target="_self">|</a><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?or_facet_source_title=jour.1408387&amp;and_facet_source_title=jour.1408387"> </a><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?and_facet_source_title=jour.1408387" target="_blank" rel="noopener">Dimensions</a></strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <p align="Justify"><span style="float: left; padding: 0px 9px 5px 0px; margin-right: 18px; width: 180px; height: 229px; border-right: 1px solid #7e7e7e;"> <img style="height: 229px; width: 180px;" src="https://neorespublica.uho.ac.id/public/site/images/faturalputra/-neorespublica-jurnal-ilmu-pemerintahan-579d1e8f615085e980f544d90f78e993.png" alt="" width="231px" height="231px" /> </span>NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan is a peer-reviewed journal published by the Department of Government Science, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo. Published 3 (three) issues in a year (<strong>April</strong>, <strong>August</strong> and <strong>December</strong>). This Journal have been accredited <a title="SINTA 4" href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/9081" target="_blank" rel="noopener">SINTA 4</a> based on KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS DAN TEKNOLOGI NOMOR 295/C/C3/KPT/2026<br />TENTANG PERINGKAT REAKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE 2 TAHUN 2025. Starting Volume 6 No 1 Tahun 2024 to Volume 10 No 2 Tahun 2028</p> <p align="justify">NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan publishes various concepts of thinking or ideas and research on the following topics 1) State and Governance, 2) Policy and public services, 3) Government innovation, 4) Local Government and Public Policy, 5) Political and Government.</p> <p align="justify">Please read and understand the author's guidelines thoroughly. The author who submits a manuscript to the editors of NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan should comply with the author's guidelines. If the submitted manuscript does not comply with the guidelines or using a different format, it will be rejected by the editorial team before being reviewed. The editorial team will only accept a manuscript that meets the specified formatting requirements.</p> <p data-start="50" data-end="200">Starting in <strong data-start="62" data-end="70">2026</strong>, the journal will increase its publication frequency to <strong data-start="127" data-end="152">three issues per year</strong>, scheduled for <strong data-start="168" data-end="199">April, August, and December</strong>.</p> <p data-start="202" data-end="420">This change will take effect beginning with <strong data-start="246" data-end="275">Volume 7, Number 2 (2026)</strong>. The adjustment is intended to enhance the dissemination of scholarly research and provide more opportunities for authors to publish their work.</p> <p align="justify">Previous Archive of this Journal can be accessed at : <a href="https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica">https://ojs.uho.ac.id/index.php/NeoRespublica</a></p> <hr /></div> </div> Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo en-US NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan 2716-0777 Kualitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Era Reformasi Birokrasi: Analisis SERVQUAL pada UPTD Puskesmas Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1321 <p>Penelitian ini menganalisis kualitas pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Tridayasakti menggunakan teori kualitas pelayanan Zeithaml (1990) dalam Hardiansyah (2018) yang mencakup lima dimensi: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Berbeda dari kajian SERVQUAL terdahulu yang umumnya bersifat deskriptif per-dimensi, penelitian ini juga mengkaji keterkaitan antar-dimensi serta relasinya dengan inovasi layanan digital puskesmas (Mobile JKN, e-Puskesmas, dan kanal pengaduan digital), sekaligus menarik implikasi tata kelola dan kebijakan sumber daya manusia sebuah novelty kontekstual yang belum banyak dikaji pada level puskesmas kecamatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling, dan dokumentasi, yang keabsahannya diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan secara umum telah berjalan baik, namun terdapat kendala yang saling berkaitan: keterbatasan alat laboratorium melemahkan dimensi Tangible dan berdampak tidak langsung pada Assurance; keterbatasan petugas pendaftaran menurunkan Reliability dan memperlambat Responsiveness saat jam sibuk; serta inkonsistensi keramahan petugas akibat beban kerja memengaruhi Empathy. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan satu dimensi secara terpisah tidak akan efektif tanpa mengatasi akar masalah keterbatasan SDM dan fasilitas.</p> Talita Alifah Hanny Purnamasari Kariena Febriantin Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 510 522 10.52423/neores.v7i3.1321 Analisis Foreign Aid Tiongkok Pada Pembangunan Infrastruktur Pakistan: Studi Kasus Proyek Multan-Sukkur Motorway di Bawah China Pakistan Economic Corridor (CPEC) Tahun 2016-2019 https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1287 <p>China Pakistan Economic Corridor (CPEC) merupakan salah satu proyek strategis <em>Belt and Road Initiative</em> (BRI) yang mendorong pembangunan infrastruktur Pakistan melalui dukungan pembiayaan dari Tiongkok. Meskipun berbagai penelitian telah membahas CPEC, kajian yang secara khusus menganalisis karakter <em>foreign aid</em>. Tiongkok pada proyek Multan-Sukkur <em>Motorway </em>masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi <em>foreign aid</em> Tiongkok pada pembangunan Proyek Multan-Sukkur Motorway dalam kerangka <em>China-Pakistan Economic Corridor</em> (CPEC). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari dokumen resmi pemerintah Pakistan, China Eximbank, CPEC Authority, AidData, serta berbagai publikasi ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka <em>4P Foreign Aid. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter <em>foreign aid</em> Tiongkok tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan pinjaman konsesional, tetapi juga melalui pengadaan barang dan jasa yang didominasi perusahaan Tiongkok, pengendalian implementasi proyek melalui kontraktor Tiongkok, serta pengaruh terhadap pengelolaan fiskal dan pembayaran utang Pakistan. Hal ini meunjukkan bahwa bantuan luar negeri Tiongkok merupakan bentuk bantuan berbasis infrastruktur yang mengintegrasikan kepentingan pembangunan negara penerima dengan kepentingan ekonomi dan strategis negara donor.</p> Fahira Maharani Mizan Sa'roni Revalina Febrizya Fachrany Adiasri Putri Purbantina Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 523 537 10.52423/neores.v7i3.1287 Strategi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pusakajaya Selatan Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1305 <p>Peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan masih menghadapi berbagai tantangan meskipun memiliki potensi lokal yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Pusakajaya Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan Teori Strategi G.R. Terry, yang mencakup fungsi-fungsi manajemen yaitu <em>planning, organizing, actuating, and controlling</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa tersebut diimplementasikan melalui pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, pengembangan ekonomi non-pertanian dan transparansi informasi masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diversifikasi ekonomi, penguatan peran BUMDes, dan peningkatan transparansi diperlukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.</p> Norma Husnia Husnia Usep Dayat Kariena Febriantin Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 538 555 10.52423/neores.v7i3.1305 Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1313 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan kepala desa dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 12 informan (kepala desa, perangkat desa, satu anggota Badan Permusyawaratan Desa/BPD, ketua-ketua lembaga kemasyarakatan desa, dan satu perwakilan masyarakat), serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa menjalankan perannya melalui fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Efektivitas pelayanan publik masih menghadapi hambatan berupa rendahnya kapasitas aparatur desa, belum optimalnya koordinasi antara pemerintah desa dan BPD, serta terbatasnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, kepala desa melakukan penguatan koordinasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian tata kelola pemerintahan desa dengan menggambarkan keterkaitan antara fungsi kepemimpinan dan efektivitas pelayanan publik di tingkat desa; keterbatasan utamanya adalah cakupan pada satu desa dan dominasi informan dari unsur pemerintah desa, sehingga temuan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasikan ke luar konteks desa yang serupa.</p> Vina Auliya Choirul Salim Husnul Fatarib Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 556 574 10.52423/neores.v7i3.1313 Implementation of Labor Recruitment: A Case Study in Pasirranji Village Bekasi Regency https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1315 <p>This study aims to analyze the implementation of labor recruitment in Pasirranji Village, Bekasi Regency. The study was motivated by the ongoing issues in the implementation of labor recruitment, such as transparency of information and coordination among the parties involved. This study employs a qualitative approach using the case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were then analyzed using George C. Edward III’s policy implementation theory, which encompasses communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The results indicate that the implementation of labor recruitment has proceeded fairly well, though it is not yet fully optimal. The findings indicate that coordination among stakeholders still needs to be strengthened, particularly in conveying information to the public and implementing more transparent recruitment mechanisms. Additionally, the absence of a joint standard operating procedure (SOP) has led to differing interpretations in the implementation of recruitment. Nevertheless, the Pasirranji Village Government, Karang Taruna, and the Department of Labor have supported the implementation of local labor recruitment. The implications of this study are the need to develop joint SOPs, improve coordination among parties, and enhance information transparency so that the implementation of labor recruitment becomes more effective, accountable, and in accordance with applicable regulations.</p> Megga Amelia Putri Putri Dadan Kurniansyah Nidaul Muthmainnah Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 575 592 10.52423/neores.v7i3.1315 Collaborative Governance Perlindungan Pekerja Perempuan: Studi Kasus RP3 di PT Evoluzione Tyres https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1317 <p>Kekerasan dan pelecehan berbasis gender di tempat kerja masih menjadi tantangan dalam perlindungan pekerja perempuan di Indonesia. Keterbatasan jangkauan layanan pemerintah mendorong perlunya kolaborasi multipihak untuk menghadirkan mekanisme perlindungan yang lebih dekat dengan pekerja. Penelitian ini bertujuan engeskplorasi dinamika collaborative governance dalam penyelenggaraan RP3 di PT Evoluzione Tyres. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teori collaborative governance Ansell dan Gash (2008) digunakan sebagai pisau analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kemen PPPA, Komite RP3, PUK SP KEP SPSI PT Evoluzione Tyres, dan pekerja perempuan, serta didukung studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dibangun atas keterbatasan kapasitas pemerintah, adanya kepentingan bersama antar aktor, serta sejarah kerja sama yang harmonis. Desain kelembagaan yang jelas dan kepemimpinan fasilitatif dari aktor internal perusahaan mendukung terbentuknya mekanisme layanan yang inklusif dan dipercaya pekerja. Proses kolaborasi ditandai oleh dialog yang berkelanjutan, terbangunnya kepercayaan, komitmen, dan pemahaman bersama mengenai perlindungan pekerja perempuan. Kolaborasi tersebut menghasilkan berbagai capaian awal, antara lain meningkatnya keberanian pekerja perempuan untuk melapor, berkembangnya budaya kerja yang lebih responsif gender, berjalannya mekanisme penanganan kasus, serta meningkatnya keamanan dan kenyamanan bekerja. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian collaborative governance pada isu perlindungan pekerja perempuan di tempat kerja. Secara praktis, RP3 dapat menjadi model kolaborasi multipihak yang direplikasi di perusahaan lain.</p> Mailani Putri Indra Aditya Haura Atthahara Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 593 613 10.52423/neores.v7i3.1317 Implementasi Kebijakan Program Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Bekasi Tahun 2025 https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1319 <p>Penelitian ini menganalisis implementasi Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) di Kabupaten Bekasi Tahun 2025 menggunakan teori Grindle yang menekankan dimensi content of policy dan context of implementation. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Desa Burangkeng dan Desa Jejalenjaya, penelitian melibatkan sepuluh informan (aparat pemerintah daerah, Tenaga Fasilitator Lapangan, pengurus lembaga masyarakat, dan penerima manfaat) yang dipilih purposif hingga tercapai saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik pattern matching Yin untuk membandingkan pola empiris dan pola teoritis Grindle.Hasil menunjukkan program berhasil meningkatkan kondisi fisik rumah dan kualitas hidup penerima manfaat, namun terdapat kesenjangan antara besaran bantuan rehabilitasi dan tingkat kerusakan rumah yang sebenarnya, memaksa penerima manfaat menanggung biaya tambahan yang besar. Koordinasi antaraktor pelaksana relatif baik, tetapi kapasitas pengawasan dan validitas data penerima masih lemah. Penelitian ini berkontribusi secara akademik dengan menunjukkan bahwa ketidaksesuaian desain kebijakan dengan kondisi riil masyarakat merupakan sumber kesenjangan implementasi tersendiri, yang secara analitis berbeda dari penjelasan berbasis sumber daya atau aktor yang selama ini lebih dominan dalam penelitian RUTILAHU terdahulu.</p> Syahidah Aulia Suhara Lukmanul Hakim Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 614 630 10.52423/neores.v7i3.1319 Analisis Global Multimedia Value Chain: Studi Kasus Ekspansi Global Industri Game Tiongkok “Arknights” (2017-2024) https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1293 <p>Industri <em>game</em> mengalami perkembangan pesat dalam berbagai aspek, meliputi peningkatan skala produksi, pendapatan, hingga proses pengembangannya. Penelitian ini bertujuan memetakan jaringan produksi <em>game</em> “Arknights” dengan menggunakan konsep <em>Global Multimedia Value Chain</em>. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal, buku, dan video wawancara. Analisis difokuskan pada empat tahapan utama, yaitu kreasi, produksi, distribusi, dan eksibisi, untuk menelusuri perjalanan “Arknights” hingga sampai ke tangan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterlibatan aktor lintas negara dalam proses penciptaan nilai pada <em>game</em> tersebut. Selain itu, penelitian ini menyoroti strategi pemasaran yang diterapkan oleh Hypergryph dan Yostar dalam memperluas popularitas “Arknights” secara global, di antaranya melalui pemanfaatan berbagai platform digital, distribusi lintas negara, serta promosi multibahasa di media sosial. Temuan ini memberikan pemahaman komprehensif berdasarkan interpretasi data mengenai fragmentasi rantai nilai dalam industri <em>game</em> melalui pendekatan <em>Multimedia Value Chain</em><em>.</em></p> Stefan Risky Adrian Ahmad Taufik Akbar Dharma Sirhadi Adiasri Putri Purbantina Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 631 650 10.52423/neores.v7i3.1293 Pengelolaan Sampah di Kota Sukabumi : Analisis Dynamic Governance https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1334 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis <em>dynamic governance</em> dalam pengelolaan sampah di Kota Sukabumi dengan menggunakan teori <em>dynamic governance</em> oleh Neo &amp; Chen (2007) dengan tiga dimensi, yaitu <em>culture, capabilities, </em>dan<em> change</em>. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model Miles dan Huberman (1992) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>dynamic governance</em> dalam pengelolaan sampah di Kota Sukabumi belum berjalan optimal karena kemampuan pemerintah pada dimensi <em>culture</em> dan dimensi <em>capabilities</em> masih dalam tahap perencanaan dan belum sepenuhnya diwujudkan dalam praktik pengelolaan sampah. Sehingga dimensi <em>change</em> belum menghasilkan perubahan dan kebijakan yang adaptif dalam menghadapi dinamika permasalahan persampahan. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kebijakan dan pengembangan inovasi untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan.</p> Sintia Maulida Andi Mulyadi Yana Fajar Basori Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 651 666 10.52423/neores.v7i3.1334 Implementasi Program Generasi Berencana (GenRe) dalam Pencegahan Pernikahan Dini di Kabupaten Karawang https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1342 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program Generasi Berencana (GenRe) oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang dalam mendukung upaya pencegahan pernikahan dini berdasarkan perspektif implementasi kebijakan George C. Edwards III. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain <em>single-case study</em> yang melibatkan 13 informan yang dipilih secara <em>purposive</em>. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi Program GenRe telah berjalan baik di dalam jejaring kelembagaan, namun jangkauan informasi kepada remaja di luar jejaring PIK-R/M masih terbatas. Sumber daya kelembagaan tersedia, tetapi distribusi sumber daya manusia, fasilitas, dan anggaran pada tingkat pelaksana belum sepenuhnya memadai. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap pelaksanaan program, sedangkan struktur birokrasi telah didukung oleh pembagian tugas yang jelas dan koordinasi lintas sektor, meskipun mekanisme kolaborasi formal masih perlu diperkuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Program GenRe telah berjalan cukup baik, namun penguatan jangkauan komunikasi, pemerataan sumber daya, koordinasi lintas sektor, dan sistem evaluasi berbasis <em>outcome</em> diperlukan untuk meningkatkan kualitas implementasi program. Penelitian ini terbatas pada analisis proses implementasi di lokasi penelitian sehingga tidak mengukur efektivitas Program GenRe terhadap penurunan angka pernikahan dini.</p> Raisa Siti Aminah Rachmat Ramdani Nidaul Muthmainnah Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 667 684 10.52423/neores.v7i3.1342 Strategi Disnakertrans Jawa Barat dalam Meningkatkan Serapan Tenaga Kerja di Jawa Barat (2024-2025): Analisis Strategic Triangle https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1332 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Disnakertrans Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan angka serapan tenaga kerja melalui Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2024–2025. Penelitian menggunakan metode kualitatif. Analisis dilakukan dengan menggunakan kerangka <em>Strategic Triangle</em> oleh Moore (1995) yang meliputi nilai publik, lingkungan kewenangan, dan kapasitas operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan telah menciptakan nilai publik melalui pelatihan berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi dan sertifikasi peserta, serta perluasan peluang kerja dan kewirausahaan peserta. Program ini juga mendapat legitimasi regulasi, pendanaan, serta kolaborasi pentahelix lintas sektor. Dari sisi kapasitas operasional telah tersedia instruktur, kurikulum berbasis kompetensi, sarana pelatihan, serta sistem monitoring dan evaluasi alumni. Meskipun demikian, efektivitas strategi masih dipengaruhi oleh keterbatasan jumlah instruktur bersertifikat, kebutuhan modernisasi fasilitas pelatihan, dan perlunya penyesuaian kurikulum terhadap dinamika pasar kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi telah berjalan cukup baik dalam mendukung peningkatan serapan tenaga kerja, namun belum mampu secara optimal mengatasi persoalan pengangguran yang dipengaruhi oleh faktor eksternal program pelatihan.</p> Maulika Rahmatulaili Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 685 707 10.52423/neores.v7i3.1332 Komunikasi Pembangunan Partisipatif: Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Penanganan Hama Tanaman di Desa Baji Mangngai https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1352 <p>Penelitian ini mengkaji komunikasi pembangunan partisipatif dalam pemberdayaan kelompok tani untuk penanganan hama tanaman di Desa Baji Mangngai, Kabupaten Maros. Serangan hama dan keterbatasan pengetahuan petani menurunkan produktivitas pertanian sehingga diperlukan pemberdayaan yang bertumpu pada komunikasi. Penelitian bertujuan menganalisis proses pemberdayaan masyarakat melalui kelompok tani serta bentuk komunikasi kelompok tani yang mendukung pemberdayaan tersebut. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 13 informan (ketua, pengurus, anggota, penyuluh pertanian, serta petani nonanggota) yang dipilih secara purposif pada Februari–April 2026, dan dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui pengodean terbuka serta triangulasi. Temuan memperlihatkan bahwa pemberdayaan berlangsung melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan lapangan, gotong royong, penyemprotan bersama, dan diskusi kelompok yang oleh informan dinilai berlangsung secara terbuka dan partisipatif, meskipun keterlibatan perempuan dan petani rentan masih terbatas. Komunikasi berlangsung melalui saluran interpersonal, kelompok, dan digital (WhatsApp) yang mempercepat penyebaran informasi dan inovasi pertanian. Penelitian menyimpulkan bahwa kelompok tani berperan sebagai media komunikasi pembangunan partisipatif yang memperkuat pengetahuan, partisipasi, dan solidaritas masyarakat desa sehingga perlu didukung penyuluhan dan pendampingan yang berkelanjutan serta inklusif.</p> Muh Rayes Ibrahim Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 708 720 10.52423/neores.v7i3.1352 Inklusivitas Pelayanan Publik: Analisis Tematik Pengalaman Aksesibilitas Layanan Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1307 <p>Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman penyandang disabilitas sebagai kelompok rentan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan melalui program Dukcapil Ada Untukmu (DAU). Meskipun kajian pelayanan publik telah banyak berkembang, penelitian yang menempatkan pengalaman kelompok rentan sebagai fokus utama masih terbatas, khususnya dalam layanan administrasi kependudukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi naratif tematik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan catatan lapangan terhadap penyandang disabilitas sebagai partisipan utama. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari narasi partisipan. Hasil penelitian menemukan empat tema utama, yaitu proses mengakses layanan, hambatan berlapis, relasi dengan aparatur pelayanan, dan makna kehadiran negara. Temuan menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan publik bagi kelompok rentan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan, tetapi juga oleh kemampuan negara mendekatkan layanan kepada masyarakat yang menghadapi hambatan mobilitas, komunikasi, dan informasi. Program DAU berkontribusi dalam membangun pelayanan yang lebih proaktif dan inklusif melalui mekanisme jemput bola. Namun, masih diperlukan penguatan pada aksesibilitas informasi dalam format yang ramah disabilitas, peningkatan kemandirian akses tanpa pendamping, pengembangan kompetensi inklusif aparatur secara berkelanjutan, serta konsistensi penyelesaian dokumen hingga diterima oleh penerima layanan.</p> Fitria Nur Azizah Lukmanul Hakim Mochamad Faizal Rizki Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 721 736 10.52423/neores.v7i3.1307 Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan melalui Website E-Dukcapil di Kabupaten Karawang: Analisis E-GovQual https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1340 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui Website E-Dukcapil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aparatur penyelenggara layanan serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada kerangka <em>E-Government Quality (E-GovQual)</em> yang mencakup enam dimensi, yaitu <em>Ease of Use, Trust, Functionality of the Interaction Environment, Reliability, Content and Appearance of Information,</em> dan <em>Citizen Support</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Website E-Dukcapil telah berfungsi sebagai sarana pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital yang cukup efektif dan mampu meningkatkan aksesibilitas layanan bagi masyarakat. Dimensi kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan keandalan layanan telah terpenuhi dengan cukup baik melalui prosedur yang terstruktur, legitimasi institusi, serta penerapan standar operasional pelayanan. Namun demikian, interaksi sistem, kualitas konten informasi, dan dukungan pengguna masih memerlukan optimalisasi, terutama dalam mendukung kemandirian masyarakat dalam menggunakan layanan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas layanan Website E-Dukcapil masih bersifat <em>hybrid</em>, yaitu mengombinasikan sistem digital dengan dukungan aparatur secara langsung. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan wilayah dan pendekatan kualitatif, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas.</p> Siti Herlina Lina Aryani Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 737 760 10.52423/neores.v7i3.1340 Manajemen Strategi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital: Studi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1344 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi dalam mendorong peningkatan aktivasi Identitas Kependukan Digital (IKD) di Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori manajemen strategi Wheelen dan Hunger yang terdiri dari empat indikator, yaitu pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, serta evaluasi dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi telah mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal sebagai dasar penyusunan strategi. Strategi dilaksanakan melalui sosialisasi, pelayanan jemput bola, pemanfaatan media sosial, serta berbagai program pelayanan administrasi kependudukan yang didukung oleh evaluasi melalui pelaporan harian, monitoring, dan koordinasi berkala. Meskipun demikian, pelaksanaan strategi masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi digital masyarakat, belum meratanya penyebaran informasi, keterbatasan perangkat pendukung, serta belum tersedianya anggaran khusus untuk kegiatan aktivasi IKD.</p> Ira Aryani Lestari Hanny Purnamasari Kariena Febriantin Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 761 785 10.52423/neores.v7i3.1344 Partisipasi Perempuan dalam Badan Permusyawaratan Desa: Studi Kasus Desa Mulyasari, Karawang https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1300 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis perempuan dalam pembangunan desa melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap anggota BPD, pemerintah desa, serta Masyarakat. Analisis ini dilakukan menggunakan teori partisipasi oleh Cohen dan Uphoff yang mencakup partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan telah terlibat dalam setiap tahapan partisipasi, namun perannya masih terbatas pada penyampaian aspirasi dan tugas administratif serta belum memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan maupun perumusan kebijakan pembangunan desa. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh budaya patriarki, dominasi laki-laki dalam kelembagaan desa, beban ganda perempuan, serta keterbatasan kapasitas dan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterwakilan perempuan dalam BPD belum mencerminkan partisipasi yang substantif, yaitu keterlibatan yang tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga memiliki pengaruh nyata dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan desa.</p> Nadia Nurul Septiani Eka Yulyana Athifah Septiani Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 786 800 10.52423/neores.v7i3.1300 Implementasi Program Bimbingan Teknis Pendidikan Inklusif di Kabupaten Karawang : Analisis Collaborative Governance https://neorespublica.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/1327 <p>Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif di Kabupaten Karawang berdasarkan model <em>An Integrative Framework for Collaborative Governance</em> dari Emerson, Nabatchi, dan Balogh (2012). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif tipe 2. Partisipan dipilih melalui <em>purposive sampling </em>dan data dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi didorong oleh permasalahan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang belum tertangani, sehingga mendorong inisiatif aktor nonpemerintah untuk membangun kolaborasi. Dinamika kolaborasi pada awalnya berjalan efektif melalui terbentuknya pemahaman, komitmen, dan kepercayaan bersama, namun kemudian melemah akibat perubahan struktural serta pergeseran prioritas anggaran dan kebijakan pendidikan inklusif. Aksi kolaborasi diwujudkan melalui pelatihan tiga tahap pembelajaran untuk meningkatkan kesiapan sekolah dalam menerima dan melayani anak berkebutuhan khusus. Program ini berdampak meningkatkan pengetahuan guru, namun optimalisasi dampaknya memerlukan dukungan GPK, sarana-prasarana, pendanaan, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan. Temuan ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan kebijakan dan memperkaya kajian <em>collaborative governance</em> dalam pendidikan inklusif. Penelitian ini terbatas di Kabupaten Karawang, sehingga mendorong penelitian lanjutan pada konteks daerah lainya.</p> Lindiya Anggraeni Evi Priyanti Copyright (c) 2026 Authors https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 7 3 801 822 10.52423/neores.v7i3.1327